Khotbah tetang Kematian Dan Kehidupan
KEMATIAN YANG MENGHIDUPKAN
Firman Tuhan Roma: 1-14, Ns Pemb, Yoh 19:28,Maz 22:1-9
Penulisan surat roma sekitar tahun 57 masihi di korintus dalam rangka pelayanan rasuli kepada orang bukan Yahudi supaya orang-orang non yahudi dapat mendengar injil, mengalami anugerah penebusan dan peyelamatan dari dosa-dosa oleh karya kematian Yesus Kristus dikaya Salib.
Menjadi perenungan kita bagaimana pribadi orang kematia-Nya yang menghidupkannya?
1. Pribadi yang menghargai darah Kristus (Ayat 1-4)
Menghargai darah Kristus adalah sebuah pujian dan penghargaan tidak dipandang rendah dalam hal ini rasul paulus menjelaskan, bolehkah kita bertekun dalam dosa..bolehkah kita terus hidup dalam dosa..sekali-sekali tidak..bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih hidup dalamnya. Rasul paulus ingin menjelaskan bukan uang, emas, perak namun dengan darah yang mahal tertupah diatas kayu salib, melepaskan dari dosa yang menyelamatkan kita..bapak/ibu yang dikasihi Tuhan orang menghargai darah Kristus yaitu orang yang mau mati besama kristus,dalam hal ini mati dalam perbuatan kedagingan,kemarahan,kebencian,kecemaran, iri hati,penyembahan berhala banyak lagi perbuatan daging,ingatlah kita sudah hidup bersam Kristus hidup,hargai darah Yesus menebus kita, marilah dipimpin oleh roh kudus yang mendatangkan bekat-berkat dan damai sejetra.
2. Pribadi yang mengalami pengudusan (Ayat 5-11)
Di ayat ke 6 dijelaskan karena kita tahu, bahwa tubuh manusia lama kita telah turut disalibkan… Rasul paulus menjelakan pengudusan dengan mempersembahkan tubuh dan darahnya menyucian mereka yang berdosa, sesorang sudah dibasuh disucikan dari setiap dosa-dosanya, kematian dan kebangkitan-Nya memulihkan memperdamaikan manusia dengan Kristus. manusia tidak lagi hidup dalam belenggu maut, namun sudah dilepaskan dari maut, supaya hidup. Tidak lagi hidup dalam cara hidup lama namun sudah hidup bagi Allah dalam Tuhan Yesus Krisus..bapak/Ibu yang mengasihi Tuhan Kristus sudah mempersembahkan diri-Nya bagi kita, apa juga yang kita persembahan kepada Tuhan…Tuhan ingin kita mempersembahkan hidup kita dan mencari hadirat Tuhan setiap saat dalam kekudusan.. kita marilah kita terus hidup dalam kekudusan ,skarang bukan lagi yang kita hidup tetapi Kristus yang hidup dalam diri kita. Oleh sebab itu hiduplah seperti Kristus hidup.
3. Pribadi yang tidak diperhamba dosa (Ayat 12-14)
Kata diperhamba adalah pekerja atau pembatu, dalam bahasa Yunani “Doulos” yang artinya budak,dengan kata dipertegas budak dosa atau hidup dalam perbudakan dosa. Rasul Paulus menjelaskan “hendaklah dosa jangan berkuasa lagi didalam tubuhmu yang fana” dapat kita pahami bahwa tidak lagi diperbudak dosa,dosa mengurung,dosa mengikat sesorang, dengan dosa merasa enak,tidak sehigga tidak mau keluar dari dosa.karena dosa memisahkan mamisahkan manusia dengan Tuhan karena dosa menupup pintu berkat-berkat Tuhan, karena dosa pula orang mengalami
penghukuman.malapetaka,sakit penyaki,kutuk dan berkat.. Bapak ibu yang dikasihi Tuhan…marlihalah kita melepaskan perbudakan dosa yang masih mengikat kita,berpengharan janji Firman Tuhan,supaya kita membuka pintu berkat-berkat, dan jauhkan dari malapetaka,terhidar dari sakit penyakit dan sakit penyakit dipulihkan oleh kuasa bilur-bilur darah Tuhan Yesus dikayu salib…Amin.

Posting Komentar untuk "Khotbah tetang Kematian Dan Kehidupan"